NOTULENSI 8th SHARON IHVO “Announcer? Why Not?”


Hari, Tanggal : Rabu, 19 Juli 2017
Waktu  : 19.00-21.00 WITA

Pemateri : Ummu Ditya Erliana, S.Gz., MS., KL.
Moderator 1 : Agnes
Moderator 2 : Muhammad Alfi Reza

Sosok Ummu Ditya Erliana, yang lebih akrab disapa Ummu, saat ini sedang menempuh program PhD, Major Public Health, minor Biostatistics, di Indiana University Bloomington, Amerika Serikat, dengan beasiswa LPDP.

Kak Ummu pernah menjadi penyiar radio PPI dunia saat menempuh S2 di Saint Louis University. Selama 1,5 tahun Kak Ummu menyempatkan untuk on air di Radio PPI Dunia 2x seminggu dengan durasi 3 jam setiap on air. Baginya menjadi penyiar berarti kita dituntut untuk belajar disiplin melakukan sesuatu yang sama sesuai prosedur secara profesional, belajar bertanggung jawab terhadap setiap apa yang kita sampaikan pada pendengar, dan belajar melakukan beberapa pekerjaan secara bersamaan (multitasking), karena sambil berbicara kita harus menyapa para pendengar di chatbox, twitter, fb, dan juga memainkan musik yang di request, serta pastinya tdk lupa menyampaikan materi dg tema tertentu setiap on air. Menjadi penyiar adalah kegiatan yang menyenangkan untuk sosok ini karena menurutnya, dengan menjadi penyiar beliau bisa belajar sesuatu di luar apa yang kita pelajari di kuliah dan pastinya punya kenalan pelajar dan public figure dari seluruh dunia yang notabene memiliki latar belakang pendidikan dan keahlian yang berbeda.

Memiliki latar belakang yang berbeda dengan kegiatannya sebagai penyiar memang sulit pada awalnya. Tapi kemudian lama-lama belajar sudah mulai terbiasa. Yang penting persiapan atau riset ke orang yg diwawancara sebelum on air. Biasanya dengan melihat seperti apa orang yang akan diwawancarai di Youtube.

Menjalani rutinitas sebagai seorang penyiar yang multitasking sebenarnya tidak terlalu merepotkan. Kak ummu menjelaskan bahwa sebelum on air sudah dibuat rencana atau script siaran. Tidak harus dibaca semua tapi paling tidak poin-poin yang disampaikan tidak melenceng jauh dari script.

Untuk menjadi penyiar, kriteria khusus yang diterapkan di radio PPI dunia tidak terkait kepribadian personal. Gambaran proses rekruitmen lebih ke teknis dalam penyiaran, seperti punya akses internet tanpa batas, dapat bersiaran 2x3 jam seminggu sekali, dan pastinya melengkapi berkas administrasi. Kemudian nanti akan diundang utk interview dg tim manajemen.

Keuntungan yang Kak Ummu dapatkan selama menjadi penyiar banyak terutama kemampuan public speaking dan multitasiking, network yg luas dan juga memperoleh boradcasting skill yang sebelumnya belum pernah dimiliki. Khusus public speaking sebenarnya Kak Ummu sudah pernah menjalani profesi sebagai mc dan moderator di acara-acara kampus dan juga pernah narasumber.

Pengalaman atau kejadian yang paling berkesan selama menjadi penyiar dialaminya saat pertama kali mewawancarai Ketua PPI Perancis, saat siaran suara narasumber saja yang keluar, sedangkan suara Kak Ummu tidak keluar jadi harus pecut untuk belajar lebih cepat. Selain  Ketua PPI Perancis, ketua PPI yang sudah pernah ada 41.

Tips dan Tricks menjadi penyiar radio:
1. Luruskan niat dulu, karena kalau niat kita hanya untuk popularitas hal itu tidak kita dapatkan, maka kualitas dan kuantitas siaran lama2-lama akan turun.
2. Kemauan untuk belajar dan disipilin harus terus diasah.
3. Harus bisa mencari cara untuk selalu menikmati bersiaran di setiap keadaan, karena apapun yang terjadi di hari tersebut kita harus tampil di radio dalam keadaan happy sehingga pendengar ikut menikmati meskipun sedang ada masalah atau stres tertentu. Misalkan saat disibukkan dengan thesis. FYI, untuk  radio PPI dunia juga ada sistem cuti yang biasanya diambil saat musim ujian atau saat akan defense thesis.

Q & A
1. Rosalia- Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi
Tanya: Mau bertanya apa ada batasan atau hal-hal yang tidak boleh dilakukan sebagai seorang penyiar saat sdang on air? Dan bgaimana caranya kalau tiba-tiba saat on air misalnya ngeblank apa yang sebaiknya dlakukan? Termkasih.

Jawab: Sebagai seorang penyiar kita berusah menyampaikan berita dan opini seobjektif mungkin, tdk berpihak, tdk SARA, dan berusaha tenang saat yg diwawancara bersebrangan pendapat dengan kita. Kalau ngeblank biasanya dialihkan dg memutarkan lagu atau iklan.

Tanya: mau brtnya lagi bgmana caranya menghidupkan suasana biar lebih seru dan menarik saat siaran sndri atau dg narasmber..

Jawab: Biar lebih seru pastinya dengan menyapa pendengar, ngobrol di chat box radio, jawab-jawab  twitter, dan memainkan musik yang kita suka.

2. Feri Sandria - STIKES Bth
Tanya: apa skill dasar menjadi seorang penyiar? Dan bagaimana menjadi seorang penyiar bagi pemula?

Jawab: skill dasar menjadi penyiar adalah membaca cepat dan public speaking. Bagi pemula disaranka membuat script, lama-lama akan terbiasa membaca script hanya sedikit saja dan kemudian pengembangan dari apa yg disampaikan menjadi lebih banyak. Banyak dengerin penyiar radio lain juga bisa, untuk mengethaui teknik-teknik bersiaran oleh ahlinya, bisa juga melalui pelatihan seperti di radio PPI dunia umni atau purna) dan juga penyiar2 dari radio2 komersil.

Tanya: Script itu seperti apa ya kak? Boleh dikasih contoh? Saya tertarik jadi penyiar sambil ngisi waktu kuliah yg kosong hehe

Jawab: Script itu bener-benar plek apa yang akan kita sampaikan saat siaran, sampai jeda lagunya juga ditulis.
Untuk program yg non interview, bisa ambil materi dari artikel di internet kemudian di edit, selama sumbernya kredibel.


3. Ade Firman Kurniawan- Universitas Padjadjaran
Tanya : Kak, saya termotivasi sekali dengan orang orang seperti kakak. Gimana sih kak, cara numbuhin rasa optimisme dgn keterbatasan yang ada,  misal fasilitas dan biaya? karena jujur saya butuh banget , motivasi dri orang2 yg seperti kakak, beri kami picuan supaya bisa kaya kakak.

Jawab: Cara numbuhinnya bisa berbagai cara. Membaca biografi dari org2 yg dulunya memiliki keterbtasan kemudian sukses, bergaul dengan orang-orang yang optimis, terus berdoa untuk bisa dimampukan Tuhan dan diberikan petunjuk untuk jalan keluar mencapai cita-cita. Untuk yang muslim di Al-Quran surat an-nasr Allah juga sudah menjajikan, dalam satu kesulitan Allah akan beri 2 kemudahan. Siapa lagi yg kita pegang janjinya selain Allah, jadi yakin saja pasti selalu ada jalan keluar dlm setiap masalah supaya terus optimis. Membuat tulisan target yang ingin kita capai dan ditempel di tempat-tempat yang sering kita lihat, misalnya di depan meja belajar, foto tempat kuliah yg ingin kita capai juga bisa ditempel.

Tanya: Mau tanya lagi, ada nggk kak siaran khusus dakwah islam di channel PPI ? hehe

Jawab: Ada dong, bisa dicek di www.radioppidunia.org. Jadwalnya ada di siaran. Radio PPI dunia bisa diakses melalui web dan aplikasi yg free baik android maupun iphone

4. Mia - UIT
Tanya: Perna tidak menghadapi pendengar yang agak menguji kesabaran kak ummu? Bisa diceritakan kak? Dan bgmn cara kk ummu menghadapi org tsb?

Jawab: Ada, biasanya yg ngeyel request lagu. Padahal lagu tersebut tdk bisa dimainkan di program saya karena sudah ada acara lain khusus program tersebut. Misal lagu jadul seperti tembang kenangan, lagu Jepang, Korea, India, China, dan lagu dangdut. Cara menghadapinya biasanya ditawarkan request lagu lain dan juga diumumkan jadwal acara utk lagu2 tsb.

5. Pradilla_Public Health Faculty (FKM Universitas Sumatera Utara)
Tanya: saya dila kak dari usu, saya sangat mengapresiasi prestasi yg kk miliki terlebih lagi saya lihat basic kk di jurusan kesehatan sama sprti saya. Saya ingin tau, bagaimana awalnya kk bsa memutuskan brgabung di Radio PPI dan brani mengembangkan nya? Bagaimana cara kk mampu survive dlm kegiatan yg sdkit berbeda dengan jurusan kk? Karna saya sndiri saat ini masih kesulitan untuk percaya diri karena saya pikir biasanya anak kesehatan kerja di rumah sakit atau lsm yg terkait kesehatan.

Jawab: Saya lupa menyampaikan kalau prog lain yang saya bawakan namanya hidup sehat. Jadi itu juga yang menjadi alasan saya bergabung. Bisa dipaksa belajar topic-topik populer terkait kesehatan setiap minggu. Jadi tahu berita-berita kesehatan yg lagi hits. Saya survive karena banyak teman-teman  seru selama di radio yang bahkan sampai sekarang tetap akrab meski sudah purna. Suasana kekeluargaan selama di radio juga mendukung sebagai obat kerinduan keluarga dan kawan di tanah air.

Setiap org pny talenta dari Tuhan, jadi percaya saja kalau kamu juga punya suatu keahlian yang dititipin. Ngga semua orang dengan background kesehatan harus bekerja di rumah sakit. Ada yang jadi penulis buku, pembicara, penyiar, dan lain-lain yang masih terkait dengan kesehatan tapi tidak bekerja di institusi seperti rmh sakit dan LSM.

FYI, di radio PPI itu penyiarnya harus mahasiswa Indonesia yang berkuliah di luar. Nah, sedikit bocoran tentang peran Kak Ummu sebagai inisiator Young On Top Malang. Jadi tahun 2012 pendiri YOT buka rekruitmen untuk YOT cabang, kebetulan waktu itu Kak Ummu membaca tweet Mas Billy Boen dan tanya apakah inisiator (sebutan utk pendiri YOT cabang) harus mahasiawa. Karena jawaban beliau tidak, akhirnya Kak Ummu pun mengajukan diri. Setelah email-email an, akhirnya Kak Ummu resmi jadi inisiator. Waktu itu sudah lulus S1 dan posisi lagi kerja.

Pesan dan Kesan Pemateri
Terus semangat untuk menebar kebaikan, menempa diri menjadi pribadi yang lebih baik di segala hal atau bidang, dan jangan lupa untuk berdoa dan berbagi.

Kalian bisa hubungi Kak Ummu lewat
Twitter : @ummuditya
Facebook: Ummu Ditya Erliana

Untuk teman-teman yang ingin mengetahui lebih banyak lagi tentang komunitas kami (Indonesian Health Volunteer). Silahkan add dan kunjungi akun page kami:
OA Line :@pbw8720n
FB : Indonesian Health Volunteer
Ig : Indonesianhealthvolunteer
Email: indonesianhealthvolunteer@gmail.com

#Salamkesehatan
#IHVO
#MudaProduktif
#MudaMenginspirasi

Notulen: Agnes

Komentar